Rabu, 23 November 2016

PENULARAN PENYAKIT LEGIONELLOSIS

PENYAKIT LEGIONNAIRE

Penyakit  Legionnaire  merupakan  salah satu jenis  penyakit yang  menyerangpada  pernapasan. Penyakit  ini  disebut  juga  sebagai  Legionella  Pneumonia atau  Fever,  karena  dikategorikan   sebagai   penyakit  pneumonia  berat  atau parah,  yang   juga  dapat  menyebabkan  demam  Pontiac. Jenis  penyakit  ini  merupakan   infeksi  saluran  pernapasan  akut  yang disebabkan  oleh  bakteri Legionella Pneumophilia, serta spesies lain dari Legionella yang juga dapat menyebabkan serangkaian penyakit pernapasan lainnya, seperti batuk ringan, demam, dan pneumonia.s
Legionnaire pertama kali ditemukan pada tahun 1976 setelah terjadi wabah penyakit yang mirip dengan peneumonia berat  pada veteran perang di sebuah konvensi legion AmerikaPenyakit infeksi pernapasan ini lebih banyak menyerang laki-laki. Selain itu, banyak menyerang pada lansia, perokok, dan yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Timbulnya gejala penyakit ini akan semakin memburuk pada hari keempathingga keenam.  Selanjutnya  akan membaik  kembali  setelah empat atau lima  hari. Faktor  resiko  penyakit  Legionnaire dapat  menyerang  pada orang yang  merokok  dan  pencandu alkohol  atau alcoholic.  Selain itu juga dapat menye-rang pada orang yang memiliki penyakit tertentu   seperti gagal ginjal, kanker, diabetes,  atau  penyakit  obstruktif   yang  menahun.  Penyakit   juga  dapat  menyerang pada penderita yang memiliki sistem kekebalan akibat kemoterapikortikosteroid, atau penyakit kanker dan leukimia. Bakteri penyebab penyakit Legionnaire biasa ditemukan sistem pengaliran air dan bisa bertahan di dalam penyejuk udara yang hangat dan lembab di gedung-gedung perkantoran, serta rumah sakit.
Bakteri ini dapat berkembang sangat cepat. Maka dari itu jika organisme ini menyebar melalui sistem penyejuk udara di hotel atau pun di rumah sakit dapat terjadi wabah yang luas. Jika penyakit ini tidak mendapat penanganan serius, maka dapat berakibat fatal. Meski  penderita telah mendapatkan  peng-obatan  menggunakan  antibiotik akan menyembuhkan penyakit ini.  Namun,  pada beberapa orang masih mengalami masalah setelah perawatan.


1 Pengertian Legionellosis
Penyakit Legionnaire merupakan infeksi paru-paru (pneumonia) yang disebabkan bakteri Legionella. Sulit untuk membedakan penyakit Legionnaire dari jenis pneumonia lain berdasarkan gejala saja.
      Legionella pneumophila termasuk bakteri gram negatif, merupakan bakteri non-acid fast, tidak berspora, tidak memiliki kapsul, berbentuk batang dan ada juga yang bulat, aerobik, tidak dapat menghidrolisis gelatin atau memproduksi urease, non-fermentatif, tidak meragi D-glukosa, tidak mereduksi nitrat menjadi nitrit, menggunakan asam amino sebagai sumber energi, merupakan parasit fakultatif dalam sel, bisa beranak-pinak dalam macrophage manusia dan juga dalam parasit seperti amoeba. Legionella pneumophila positif terhadap uji oksidase-katalase, dapat memproduksi beta-laktam, kebanyakan bersifat motil dan memiliki satu hingga tiga kutu batau flagella lateral. Koloni bakteri ini hidup subur menempel di pipa-pipa karet dan plastik yang berlumut dan tahan kaporit dengan konsentrasi klorin 26 mg/l. Legionella dapat hidup pada suhu antara 5,7°C - 63°C dan hidup subur pada suhu 30°C - 45°C.

      Legionella pneumophila digolongkan kedalam bakteri Gram negative, karena keunikan kandungan lipopolisakarida yang terdapat pada lapisan terluar di bagian luar membran sel. Sementara, kumpulan rantai pembentuk dinding selnya membawa antigen yang menjadi ciri khusus organism ini. Komposisi kimia tersebut merupakan ciri khas alami somatik atau antigen-O, yang sangat penting bagi pengklasifikasian jenis bakteria gram. Setidaknya terdapat 35 serovar berbeda dari Legionella pneumophila yang telah ditemukan, selain fakta bahwa beberapa spesies lain terdiri atas beberapa serovar.

2 Penularan Penyakit Legionellosis
Penularan Legionella pada manusia, antara lain melalui aspirasi air yang terkontaminasi, inokulasi langsung melalui peralatan pernafasan dan pengompresan luka dengan air yang terkontaminasi, aerosol yang mengandung organisme Legionella yang berasal dari menara pendingin dan kondenso revaporatif (menguap), kontaminasi pada system pendistribusian air minum. Penyakit ini tidak tersebar di antara sesame manusia. Masa inkubasinya 2-10 hari, tingkat mortalitasnya 15-20% akan lebih tinggi bila telat diagnosis.
Penyakit Legionaire paling sering menimpa manusia setengah umur keatas, terutama yang merokok atau menderita penyakit paru-paru menahun. Demikian pula orang-orang yang sistem ketahanannya tertekan oleh obat atau penyakit seperti kanker, kegagalan ginjal, kencing manis atau AIDS.
Penyakit Legionnaire dapat terjadi setelah seseorang menghirup uap air atau debu tercemar walaupun ada banyak spesies bakteri Legionella yang berlainan, dua spesies yang paling umum menyebabkan penyakit di NSW adalah Legionella pneumophila dan Legionella longbeachae. Bakteri Legionella pneumophila dapat mencemarkan tangki pendingin AC, spa air pusar, pancuran dan tempat lain yang berair, Legionella longbeachae dapat mencemari tanah atau campuran tanah pot. Orang mungkin terekspos pada bakteri ini di rumah, di tempat kerja atau di tempat umum, penyakit Legionnaire tidak ditularkan dari orang ke orang.

3 Gejala Penyakit Legionellosis
Penyakit Legionnaire menyebabkan demam, panas dingin, batuk dan sesak napas. Gejala dari penyakit Legionnaire biasanya mulai terjadi 2-14 hari setelah terpapar  bakteri legionella. Hal ini sering dimulai dengan tanda-tanda dan gejala berikut:
• Sakit kepala
• Nyeri otot
• Panas dingin
• Demam yang mungkin 104 F (40°C) atau lebih tinggi
Dan pada hari kedua atau ketiga disertai dengan gejala seperti:
• Batuk, yang mungkin
 disertai dahak dan terkadang mengeluarkan darah.
 Sesak napas
 Nyeri dada
 Kelelahan
 Kehilangan nafsu makan
 Gejala gastrointestinal, seperti mual, muntah dan diare
 Kebingungan atau perubahan mental lainnya.
     Walaupun penyakit Legionnaire terutama mengenai paru-paru, kadang-kadang dapat menyebabkan infeksi pada luka dan di bagian lain dari tubuh, termasuk jantung. Suatu bentuk ringan dari
penyakit Legionnaire adalah demam Pontiac, dengan gejala demam, menggigil, sakit kepala dan nyeri otot. Demam Pontiac tidak menginfeksi paru-paru dan gejala biasanya terjadi kurun waktu 2-5 hari. Penderita dapat jatuh sakit parah dengan pneumonia; kebanyakan penderita sembuh tetapi penyakit ini ada kalanya bisa mematikan.

4 Pencegahan Penyakit Legionellosis
Legionella pneumophophila tumbuh dan mencapai jumlah yang besar dalam air yang hangat dan tenang. Wabah ada kalanya dikaitkan dengan tangki pendingin yang tercemar (yang merupakan bagian dari sistem AC di bangunan besar). Pemeriksaan, didesinfeksi dan perawatan berkala tangki pendingin dan sistem leding membatasi pertumbuhan bakteri ini.
Legionella rentan terhadap panas. Suhu air dalam tangki air panas sambil harus ditingkatkan sampai 60 derajat celsius atau tank harus dikeringkan dan dibersihkan untuk menghilangkan endapan dan skala. Menara pendingin, humidifiers, unit penanganan udara, lantai saluran dan sumber air tergenang lainnya harus dikeringkan, dibersihkan dan didesinfeksi. Kembangkan jadwal untuk menghapus, pembersihan dan desinfeksi showerheads dan semua peralatan yang menghasilkan tetesan air. Install efisiensi tinggi penyaring pada intake ventilasi, mempertahankan tingkat yang memadai dari biocide seperti klorin di kolam renang spa bersama dengan saluran yang lengkap dan bersih dari seluruh sistem setidaknya mingguan serta menerapkan control seperti itu terutama di rumah sakit, lokasi industri, hotel, pusat hiburan, dan lain-lain akan sangat mengurangi resiko kontaminasi Legionella dan mencegah terjadinya kasus-kasus sporadis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar